KVIBES.ID, JAKARTA - SM Entertainment dan Komite UNICEF Korea telah menandatangani perjanjian kontribusi sosial untuk memberdayakan anak perempuan di Indonesia dan menciptakan lingkungan sekolah yang ramah lingkungan.
SM dan Komite Korea UNICEF mengadakan upacara penandatanganan di kantor UNICEF Indonesia pada tanggal 27 Maret.
Baca Juga: BOYNEXTDOOR Akan Comeback Pada Bulan Mei
Baca Juga: Dirikan Label Bersama, Dok2 dan Lee Hi Dikabarka Berpacaran
Baca Juga: Album BTS 'ARIRANG' Mencatat Penjualan 4,17 juta di Minggu Pertama
Perjanjian ini merupakan perpanjangan keempat sejak SM dan Komite Korea UNICEF pertama kali menandatangani perjanjian pada tahun 2015, dan mencakup ketentuan untuk mendukung proyek-proyek guna meningkatkan lingkungan pendidikan bagi anak-anak di Indonesia dengan memperluas dukungan untuk anak-anak di Vietnam dan Filipina, yang telah berlangsung selama 10 tahun.
Baca Juga: Kim Youngdae Akan Memulai Wajib Militernya Pada Bulan April
Melalui perjanjian ini, SM akan memasang toilet modern yang terpisah berdasarkan jenis kelamin di 60 sekolah di Indonesia pada tahun 2028 untuk meningkatkan kebersihan dan lingkungan belajar bagi siswi, serta mendukung pertumbuhan sehat mereka dengan memperkenalkan sistem pemantauan kualitas air untuk memastikan akses terhadap air minum yang aman.
Selain itu, perusahaan berencana untuk menerapkan program pendidikan ramah lingkungan di 45 sekolah, seperti berkebun di sekolah yang berkelanjutan dan kampanye promosi kebersihan, untuk membantu anak-anak tumbuh menjadi pemimpin yang menanggapi krisis iklim dan melindungi lingkungan.
Baca Juga: Berpisah dengan Jellyfish Entertainment, Kim Sejeong Bergabung dengan BH Entertainment
Baca Juga: Agensi Ungkap Masih Berdiskusi Mengenai Perpanjangan Kontrak AHOF
SM CGO Choi Jungmin, Sekretaris Jenderal UNICEF Korea Jo Mijin, Wakil Perwakilan UNICEF Indonesia Jin Lokenga, Direktur Iklim, Air dan Sanitasi Maraita Listiyasari, serta anggota Hearts2Hearts, Jiwoo dan Carmen, turut hadir dalam upacara penandatanganan tersebut.