KVIBES.ID, JAKARTA - Pada tanggal 22 April, sebuah media melaporkan bahwa Baekhyun sedang dalam pembicaraan untuk menandatangani kontrak eksklusif dengan Galaxy Corporation, agensi yang saat ink menaungi G-Dragon BIGBANG dan Taemin SHINee.
Menanggapi laporan tersebut, seorang perwakilan dari Galaxy Corporation menyatakan, “Laporan mengenai diskusi penandatanganan kontrak eksklusif dengan Baekhyun tidak benar.”
Baca Juga: Seungkwan SEVENTEEN Akan Debut Akting Dalam Drama Wednesday, Thursday, Friday
Baekhyun sebelumnya telah mendirikan label independennya sendiri, INB100, dan anggota EXO lainnya, Chen dan Xiumin, yang aktif sebagai bagian dari sub-unit EXO-CBX, juga bergabung dengan label tersebut.
Label tersebut kemudian diakuisisi sebagai anak perusahaan ONE HUNDRED, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh CEO Cha Ga Won. Namun, CEO Cha Ga Won saat ini menghadapi tuduhan penipuan, dituduh memanfaatkan hak kekayaan intelektual (IP) artis-artis agensi untuk menerima pembayaran di muka sementara gagal melaksanakan operasi bisnis yang dijanjikan.
Baca Juga: Berjanji Akan Kembali, MONSTA X Sukses Gelar Konser ‘The X: Nexus’ di Jakarta Dengan Meriah!
Baca Juga: Pihak Jisoo BLACKPINK Menanggapi Terkait Dugaan Kontroversi Keluarganya
Baca Juga: &TEAM Raih Penjualan Jutaan dengan 3 Album Berturut-turut
Menyusul kejadian-kejadian ini, para artis di bawah naungan perusahaan tersebut—termasuk THE BOYZ, Lee Seung Gi, VIVIZ, Lee Mujin, dan BE'O—telah meninggalkan perusahaan, dan EXO-CBX juga telah mengirimkan pemberitahuan resmi pemutusan kontrak.