KVIBES.ID, JAKARTA - Pada 22 Mei 2026, KVIBES mendapat undangan khusus dari Spotify untuk menghadiri rangkaian aktivitas di Seoul, Korea Selatan, yang berpuncak pada PURE FLOWERS LIVE LE SSERAFIM, sebuah acara eksklusif yang mempertemukan FEARNOT dari berbagai negara. Dalam kesempatan yang sama, KVIBES juga berbincang langsung dengan John Han, Head of Music at Spotify Korea, mengenai pertumbuhan K-Pop di pasar global, evolusi budaya fandom, serta bagaimana interaksi antara artis dan fans terus berkembang di era digital.
Baca Juga: Mini Album Kedua MEOVV 'BITE NOW' Melampaui Penjualan 300 Ribu di Minggu Pertama
Baca Juga: Album aespa 'LEMONADE' Melampaui Penjualan 1,03 Juta
Perjalanan ini memberikan gambaran tentang dua sisi industri musik Korea saat ini: bagaimana Spotify memandang perkembangan K-Pop di pasar global, serta bagaimana berbagai gagasan tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman nyata bagi para fans.
Setibanya di Seoul, kami disambut dengan berbagai perlengkapan untuk menemani aktivitas sepanjang hari, mulai dari tas, headphone, jas hujan, hingga camilan. Detail sederhana ini menjadi pengingat bahwa pengalaman fans kini semakin diperhatikan sebagai bagian dari industri musik modern.
Perhentian pertama kami adalah kantor Spotify Seoul, tempat kami mengikuti sesi diskusi bersama John Han. Dalam sesi tersebut, ia membahas pertumbuhan musik Korea di pasar internasional, perubahan perilaku pendengar dalam menemukan musik baru, serta bagaimana fandom terus berkembang seiring dengan perubahan lanskap digital.
Baca Juga: Melon Music Awards akan Diselenggarakan di Gocheok Sky Dome Pada Bulan November
Baca Juga: Album 'GREENGREEN' CORTIS Menerima Sertifikasi Gold Dari Recording Industry Assosiaciton of Japan
Bagi Han sendiri, K-music memiliki makna yang cukup personal. Lahir di Korea dan tumbuh besar di Kanada, ia bercerita bahwa musik Korea menjadi salah satu hal yang membantunya tetap merasa dekat dengan kampung halamannya ketika tinggal jauh dari rumah. Pengalaman tersebut menjadi perspektif yang menarik saat membahas bagaimana musik Korea kini mampu menciptakan rasa keterhubungan yang sama bagi jutaan pendengar.
Menurutnya, kesuksesan K-Pop saat ini bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam. Perjalanan tersebut dibangun selama bertahun-tahun oleh para artis, pelaku industri, dan tentu saja para fans yang terus memperluas jangkauan musik Korea ke audiens baru.
Salah satu poin yang paling disorot dalam diskusi tersebut adalah bagaimana perkembangan Spotify dan K-Pop berjalan beriringan selama lebih dari satu dekade terakhir. Pada awal 2010-an, Spotify mulai menghadirkan berbagai playlist kurasi yang membantu pengguna menemukan musik baru. Untuk K-Pop sendiri, salah satu inisiatif awal yang diperkenalkan adalah playlist K-Pop Daebak yang kemudian berkembang menjadi K-Pop ON!, salah satu hub terbesar di platform tersebut saat ini.