KVIBES.ID, JAKARTA - Perjalanan ATEEZ dalam beberapa tahun terakhir bisa dibilang melesat tanpa jeda. Dari panggung dunia hingga pencapaian chart global, delapan member ini terus menunjukkan evolusi yang konsisten. Namun di balik energi eksplosif yang mereka tampilkan di atas panggung, ada proses panjang, refleksi, dan momen emosional yang membentuk era terbaru mereka: GOLDEN HOUR : Part.4.
Baca Juga: aespa Dikabarkan Akan Comeback Pada Bulan Mei
Dalam sesi SEA Media Roundtable, ATEEZ membuka cerita tentang makna “Golden Hour” versi mereka, bukan sekadar konsep album, melainkan fase yang terasa personal.
Bagi HONGJOONG, momen paling berharga justru hadir setelah dua bulan latihan intens menjelang perilisan album ini. Ketika proses produksi akhirnya rampung dan ia melihat seluruh member kembali mengulang koreografi dengan kesungguhan penuh, ia teringat pada masa debut mereka. Ada semangat yang sama, determinasi yang sama, dan rasa lapar yang sama untuk menampilkan yang terbaik. Momen itulah yang ia rasakan sebagai “golden hour”-nya secara pribadi, sebuah kilas balik emosional yang mengingatkan dari mana mereka memulai.
Baca Juga: RIIZE Akan Tampil Pada Hari Terakhir Busan One Asia Festival 2026
Baca Juga: Vernon dan The8 Akan Debut Sebagai Unit Baru SEVENTEEN
Secara musikal, Part.4 memang menghadirkan warna yang berbeda dibanding pendahulunya. Jika di Part.3 ATEEZ menunjukkan sisi yang lebih santai dan chill lewat lagu-lagu seperti “Lemon Drop”, maka kali ini mereka kembali dengan energi yang jauh lebih meledak. Lagu utama “Adrenaline” membawa beat kuat dan intens yang, menurut MINGI, sangat merepresentasikan identitas grup. Kontras ini bukan tanpa alasan, ATEEZ ingin menunjukkan spektrum yang lebih luas dalam perjalanan musikal mereka.
Meski “Adrenaline” menjadi pusat perhatian, para member juga menyoroti kekuatan b-side dalam album ini. JONGHO secara khusus merekomendasikan “On The Road”, lagu yang menurutnya memiliki keseimbangan unik antara sisi sentimental dan harapan. Jika “Adrenaline” terasa powerful dan penuh dorongan energi, maka “On The Road” menawarkan nuansa yang lebih reflektif. Kontras inilah yang membuat album ini terasa lebih kaya secara emosional.
Baca Juga: Setelah 1 Tahun, Irene Red Velvet Akan Comeback Solo dengan Full Album
Baca Juga: Junghwan TREASURE, Gunwook ZEROBASEON dan Kyehoon KickFlip Jadi MC Baru 'M Countdown'
Di tengah perilisan album terbaru, ATEEZ juga tengah menikmati berbagai pencapaian global, mulai dari masuk Billboard Hot 100 hingga tampil di festival musik internasional seperti Coachella. Namun bagi SEONGHWA, semua itu bukan sekadar validasi industri. Ia melihatnya sebagai hadiah untuk ATINY yang selama ini memberikan kepercayaan dan dukungan tanpa henti.
Menariknya, alih-alih merasa terbebani oleh pencapaian tersebut, para member justru menjadikannya bahan bakar untuk melangkah lebih jauh. Kesuksesan global bukan tekanan, melainkan motivasi untuk membayangkan panggung yang lebih besar dan mimpi yang lebih tinggi.
Chemistry antar member pun tetap menjadi kekuatan utama ATEEZ. Saat membahas performa “Adrenaline”, SAN dengan santai menyebut MINGI sebagai member yang energinya paling meluap di atas panggung. Energi itu, katanya, begitu menular hingga membuat suasana performa semakin hidup. Interaksi ringan tersebut kembali menegaskan kedekatan mereka ikatan yang telah terbangun hampir satu dekade.
Artikel Terkait
San ATEEZ Terpilih Sebagai Global Ambassador Terbaru Dolce&Gabbana
Jatuh Saat Tampil Panggung 'Waterbomb Macau 2025', Mingi ATEEZ Alami Patah Tulang di Jari
Rilis Teaser, ATEEZ Akan Comeback Pada Bulan Februari
ATEEZ Siap Bawa Penggemar Masuk Dunia Fantasi Lewat ATEEZ 2026 World Tour “IN YOUR FANTASY”
Pecah Banget! ATEEZ Sukses Gebrak Konser "ATEEZ 2026 WORLD TOUR [IN YOUR FANTASY] In Jakarta!
Album Baru ATEEZ 'GOLDEN HOUR: Part. 4' Debut di No.3 Billboard 200
Stray Kids, G-Dragon, ATEEZ dan ENHYPEN Memenangkan Daesang di 'Hanteo Music Awards'
ATEEZ Mencatat Penjualan Album Tertinggi Amerika Serikat dengan 'GOLDEN HOUR: Part. 4'
ATEEZ Berada di Chart Billboard 200 Selama 2 Minggu Berturut-turut Dengan Album 'GOLDEN HOUR: Part. 4'
Karena Masalah Penerbangan, San Tidak Dapat Tampil di Konser ATEEZ di Melbourne