Song Mino WINNER Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara Atas Kasus Absen Tanpa Izin Dari Wajib Militer

photo author
- Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB
Song Mino WINNER
Song Mino WINNER

KVIBES.ID, JAKARTA - Song Mino berdiri di pengadilan satu setengah tahun setelah tuduhan kelalaian dalam dinas militer muncul.

Meskipun ia mengakui tuduhan tersebut, meminta maaf, dan menyatakan tekadnya untuk mendaftar kembali, reaksi publik tetap dingin.

Pada tanggal 21 April, Pengadilan Distrik Barat Seoul, Divisi Pidana 10 (Hakim Seong Jungyu), mengadakan sidang pertama untuk Song Mino dan Lee, pengawas manajemen dinas, yang didakwa atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer

Baca Juga: TXT Kembali Meraih Posisi No. 1 di Peringkat Album Harian Oricon dengan Album ‘7TH YEAR: A Moment of Stillness in the Thorns’

Baca Juga: Kwak Dongyeon Dalam Tahap Diskusi Untuk Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Sidang awalnya dijadwalkan bulan lalu, tetapi jadwal tersebut disesuaikan setelah pihak Song Mino meminta perubahan. 

Song Mino dituduh lalai dalam menjalankan tugas, termasuk absen tanpa izin, saat bertugas sebagai petugas layanan sosial di sebuah fasilitas di Mapo-gu, Seoul, dari Maret 2023 hingga Desember 2024. 

Baca Juga: Won Gyubin Akan Perankan Karakter Bongseok di Drama 'Moving' Season 2

Lee, yang didakwa bersamanya, dituduh lalai dalam menjalankan tugas pengawasannya dengan mengabaikan kelalaian Song Mino meskipun menyadarinya. 

Kontroversi tersebut muncul tepat sebelum jadwal pembebasannya. Seringnya cuti sakit dan ketidakhadiran yang tidak profesional menjadi sorotan, dan ia diberhentikan dari dinas militer pada 23 Desember 2024, di tengah kontroversi.

Selanjutnya, Kantor Polisi Mapo di Seoul memanggil Song Mino untuk diinterogasi pada Januari lalu, dan terungkap bahwa ia mengakui sebagian besar tuduhan selama tiga kali interogasi. 

Baca Juga: ADOR Konfirmasi Hanni, Haerin dan Hyein Berada di Denmark, Isyaratkan Comeback?

Baca Juga: Kontrak Berakhir, BXB Akan Akhiri Aktivitas Sebagai Grup Setelah Menggelar Fan Meeting Mereka

Kejaksaan Distrik Barat Seoul, yang mengambil alih kasus ini pada Mei lalu, mengkonfirmasi adanya tambahan kasus ketidakhadiran tanpa izin melalui penyelidikan tambahan, termasuk forensik telepon seluler dan pengecekan catatan GPS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Diaputri Ibranda

Sumber: Xports News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X