Awal tahun ini, sasaeng pernah menyusup ke asrama kami. Bahkan, mereka memasang alat pelacak di mobil pribadi dan mengikuti saya. Setelah mengalami kejadian-kejadian itu, saya mulai merasa sangat takut dan memiliki penolakan terhadap sebagian penggemar yang bersikap ekstrem, dan saya menjalani masa yang sangat berat secara mental.
Namun, saya adalah leader di grup dan juga kakak paling tua bagi para anggota. Karena itu saya tidak bisa dengan mudah menceritakan rasa takut dan kecemasan saya. Saya berusaha mengendalikan emosi sendiri sebisa mungkin.
Baca Juga: Eric THE BOYZ Tanda Tangani Kontrak dengan Grid Entertainment
Lalu pada bulan Juni tahun ini, bersama para anggota aku mempersiapkan konser di Inspire Arena dengan tekad untuk memberikan penampilan terbaik bagi Villains (nama fandom). Kami benar-benar bekerja sekeras mungkin, dan setelah konser hari pertama selesai, saya membuka media sosial dengan penuh harapan.
Tentu saja tidak ada pertunjukan yang bisa benar-benar sempurna. Kami juga sadar masih memiliki kekurangan dan harus terus berkembang. Namun hari itu, saya melihat begitu banyak tulisan bernada jahat yang bahkan melampaui kritik atau masukan mengenai penampilan kami, sampai sulit kami pahami.
Karena konser itu kami persiapkan dengan sepenuh hati, melihat kritik yang tidak terduga dan komentar-komentar kebencian membuat saya sangat terpukul secara emosional.
Meski begitu, saya juga tidak ingin membuat staf perusahaan ataupun para anggota ikut mengkhawatirkan saya, jadi aku tidak bisa dengan mudah mengungkapkan perasaan saya kepada mereka.
Pada akhirnya, saya melampiaskan semua emosi yang dipendam kepada seseorang yang baru saya kenal, dan dalam proses itu saya mengucapkan kata-kata yang terlalu kasar dan salah tanpa berpikir panjang.
Saya sama sekali tidak menyangka percakapan itu akan direkam lalu dipublikasikan. Namun, terlepas dari apakah rekaman itu dipublikasikan atau tidak, saya tahu bahwa mengucapkan kata-kata seperti itu memang salah.
Orang-orang yang menjadi sasaran emosi saya saat itu adalah sebagian sasaeng yang bersembunyi di balik anonimitas untuk menyerang kami tanpa alasan dan melanggar privasi kami. Kata-kata itu sama sekali bukan ditujukan kepada semua Villains yang selalu mempercayai dan mendukung kami.
Selama ini saya selalu berusaha menunjukkan diriku sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dan bisa diandalkan. Karena itu, saya yakin rasa kecewa dan pengkhianatan yang kalian rasakan akibat kejadian ini pasti jauh lebih besar. Untuk itu saya benar-benar minta maaf.
Sebelum dan sesudah konser Inspire Arena di bulan Juni, saya memang sedang mengalami masa yang sangat sulit secara mental karena berbagai alasan. Saya juga mengenal orang itu sekitar waktu tersebut, dan memang benar saat itu saya sempat bergantung secara emosional kepadanya.
Artikel Terkait
Kenal Lebih Dekat dengan Gunil XDINARY HEROES, Ternyata Pernah Jadi YouTuber!
Semua Tiket Konser Xdinary Heroes di Seoul Terjual Habis!
Digelar 3 Hari, Xdinary Heroes Kembali Menjual Habis Seluruh Tiket Konsernya di Seoul
Xdinary Heroes Menjual Habis Tiket Tiga Konser Solo di Seoul Secara Berturut-turut
Sedang Dalam Persiapan, Xdinary Heroes Dikabarkan Akan Comeback Pada Bulan Maret
BOYNEXTDOOR, Xdinary Heroes dan KickFlip Masuk Line Up Lollapalooza Chicago
Xdinary Heroes Akan Gelar Konser di Surabaya dan Jakarta Pada Bulan Juni
Digelar 4 Hari, Tiket Konser Xdinary Heroes di Seoul 'Beautiful Mind' Terjual Habis
Junhan Xdinary Heroes Tulis Permintaan Maaf Atas Pembicaraannya yang Dianggap Rasis
Xdinary Heroes Akan Comeback dengan Merilis Mini Album 'LXVE TO DEATH' Pada 24 Oktober
JYP Entertainment Umumkan Gunil Keluar Dari Xdinary Heroes