Salah satu fase penting dalam kariernya adalah keterlibatannya dalam dunia anime. Lagu “Frontiers” dipilih sebagai opening theme Shangri-La Frontier Season 2.
Bagi Awich, kolaborasi ini terasa sangat personal. Ia melihat kesamaan antara cerita anime tersebut dengan perjalanan hidupnya: tentang melampaui batas dan menjadi pelopor di wilayah yang belum banyak dijelajahi.
Keseriusannya pun tak main-main. Awich menyelami dunia Shangri-La Frontier secara mendalam, membaca novel, manga, hingga menonton animenya demi memastikan kolaborasi ini terasa utuh dan otentik. Ia ingin lagu tersebut bukan hanya cocok untuk anime, tetapi juga kuat saat dibawakan di atas panggungnya sendiri.
Baca Juga: An Yujin IVE Berikan Donasi Kepasa Yayasan Kanker Payudara Korea
Di luar studio, Awich terus mengukuhkan posisinya di kancah global. Penampilannya di festival besar seperti Rolling Loud Thailand, satu panggung dengan nama-nama besar seperti Cardi B dan Lil Uzi Vert, menjadi bukti bahwa hip hop Jepang kini punya tempat yang diperhitungkan.
Menurut Awich, kekuatan Jepang terletak pada kekayaan budaya dari anime, sejarah samurai, hingga estetika street culture. Semua itu ia serap dan hadirkan dalam karyanya. Baginya, jika dunia menyukai cerita dan budaya Jepang, maka musiknya pun akan menemukan pendengarnya sendiri.
Baca Juga: Taecyeon 2PM Akan Menggelar Acara Pernikahan Pada Bulan April
Baca Juga: Kontrak Berakhir, Hong Joochan Golde Child Berpisah dengan Woollim Entertainment
Memasuki 2025, Awich menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak melambat. Dalam wawancara ini, ia sempat mengungkap rencana perilisan lagu kolaborasi bersama FERG, yang diproduseri langsung oleh RZA dari Wu-Tang Clan. Lagu tersebut mempertemukan budaya jalanan Jepang dan New York, dibalut dengan metafora bela diri, filosofi Zen, serta dinamika kehidupan urban modern.
Menjelang akhir percakapan, Awich menyapa penggemar Indonesia dengan hangat. Ia membagikan kabar terbaru mengenai rilisan musiknya dan mengajak pendengar untuk terus mengikuti perjalanan kariernya. Menariknya, Awich juga menunjukkan rasa penasaran terhadap skena hip hop Indonesia sebuah momen yang mengisyaratkan kemungkinan kolaborasi lintas negara di masa depan.
Baca Juga: AMPERS&ONE Akan Merilis Album Baru Pada Bulan April
Awich juga membagikan rencana-rencana yang tengah ia siapkan. Setelah rangkaian proyek besar sepanjang 2025, ia memandang fase berikutnya sebagai ruang untuk eksplorasi baru. Kolaborasi lintas negara, pengembangan narasi musikal yang lebih luas, serta pendekatan yang semakin personal menjadi arah yang tengah ia tuju.
Dari arsip ini, satu hal terasa jelas: perjalanan Awich masih jauh dari kata selesai. Dengan fondasi lintas budaya yang telah membentuknya sejak awal, langkahnya menuju 2026 bukan sekadar tentang rilisan baru, melainkan tentang bagaimana ia terus membawa cerita Asia ke panggung hip hop global tanpa kehilangan akar dan identitasnya.