Menurut YUNHO, hubungan mereka berkembang layaknya sahabat yang tumbuh bersama. Dengan usia yang tidak terpaut jauh, mereka belajar saling menghormati, memahami ambisi satu sama lain, dan tetap bergerak menuju tujuan kolektif sebagai grup. Brotherhood inilah yang menjadi fondasi kuat di balik setiap pencapaian mereka.
Di luar musik, inspirasi ATEEZ datang dari hal-hal sederhana. YEOSANG, misalnya, mengaku belakangan ini terinspirasi dari aroma, mulai dari parfum hingga wangi udara malam saat berjalan santai di antara pepohonan. Bagi mereka, momen kecil seperti itu menjadi ruang untuk bernapas dan mengisi ulang energi di tengah jadwal yang padat.
Baca Juga: B.I Akan Memulai Wajib Militer Pada 16 Maret
Menutup sesi interview, para member berbicara tentang harapan mereka ke depan. WOOYOUNG menegaskan bahwa kesehatan menjadi prioritas utama. Selain itu, mereka ingin menciptakan lebih banyak kenangan bersama ATINY dan menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Lewat GOLDEN HOUR : Part.4, ATEEZ bukan hanya menampilkan energi baru melalui “Adrenaline”, tetapi juga memperlihatkan sisi reflektif tentang perjalanan, persahabatan, dan mimpi yang terus berkembang. Jika golden hour adalah momen paling indah sebelum matahari terbenam, maka bagi ATEEZ, fase ini justru terasa seperti awal dari cahaya yang lebih besar.