KVIBES.ID, JAKARTA - Di tengah pengumuman boikot Grammy Awards oleh grup BTS , Harvey Mason Jr., CEO Recording Academy, penyelenggara Grammy, telah mengeluarkan pernyataan.
Pada tanggal 30, Grammy memposting pernyataan CEO Harvey Mason Jr. di media sosial resmi mereka.
Baca Juga: Lee Gwanhee dan Yu Sieun Dari Dating Show “Single's Inferno 3” Umumkan Berpacaran
CEO Mason Jr. menyatakan, "Saya sedih mendengar berita bahwa BTS telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam proses pengajuan untuk Grammy Awards tahun ini,"
Ia menambahkan, "Namun, sebagai pencipta musik sendiri, saya memahami dan menghormati keputusan mereka."
Baca Juga: BTS Umumkan Keputusan untuk Tidak Mengajukan Nominasi Grammy
Baca Juga: Lagu CORTIS 'FaSHioN' Melampaui 200 Juta Streaming di Spotify
Ia mengklarifikasi,"Saya ingin mengklarifikasi poin di mana telah terjadi kesalahpahaman. Kategori 'Asian Pop' baru dibentuk untuk merayakan kedalaman, keragaman, dan pertumbuhan luar biasa musik pop yang lahir di Asia. Tujuan dari kategori baru ini adalah untuk menyoroti secara terpisah para artis penting ini."
Ia melanjutkan, "Peningkatan kategori berarti karya lebih banyak artis yang diakui. Ini bukan dimaksudkan untuk membedakan atau memecah belah siapa pun, tetapi untuk memperluas cakupan pengakuan bagi 15.000 pemilih Grammy." Ia juga menjelaskan, "Mengirimkan musik ke kategori genre seperti Pop Asia, Jazz, atau Country sama sekali tidak mengecualikan seorang artis dari pertimbangan dalam kategori Bidang Umum."
Baca Juga: Kim Jiwoong Akan Absen Dari Jadwal Grup ZEROBASEONE Karena Aktivitas Individu Akting
Baca Juga: ADOR Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Kebocoran Informasi Visa Hanni NewJeans
CEO Harvey Mason Jr. menambahkan, "Kami akan terus memperluas pengaruh, keanggotaan, dan kategori penghargaan kami tanpa memandang wilayah atau bahasa.Kami juga akan terus mendengarkan suara industri musik global dan berupaya untuk menghormati dan merayakan semua artis yang menciptakan musik yang menggerakkan dunia."