KVIBES.ID, JAKARTA - Supervisor yang bertanggung jawab atas Song Mino WINNER selama masa kerjanya sebagai agen layanan sosial telah mengungkapkan latar belakang bagaimana ia bisa bertanggung jawab atas Song Mino dan keadaan di mana manajemen kehadiran tidak dilakukan dengan benar.
Pada tanggal 20 Agustus, Divisi Kriminal ke-10 Pengadilan Distrik Barat Seoul mengadakan sidang terakhir untuk A, mantan manajer layanan di Fasilitas Kemudahan Warga Mapo, yang didakwa dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Wajib Militer.
Baca Juga: Agensi Kembali Membantah Tuduhan Aktor Hong Mingi Meminta Mantan Pacarnya Melakukan Aborsi
Baca Juga: Agensi Ungkap Hayoung Akan Tetap Melanjutkan Syuting Drama 'The Long Shot Trial'
Pada hari itu, jaksa penuntut meminta hukuman penjara satu tahun untuk A.
Mengenai alasan ia ditugaskan untuk mengurus Song Mino, A menyatakan, "Song Mino pertama kali ditugaskan ke tempat kerja kami sekitar tanggal 23 Maret 2023. Saat itu, saya sedang beristirahat di rumah karena COVID-19. Ketika saya tiba di tempat kerja, saya ditunjuk sebagai orang yang bertanggung jawab karena tidak ada orang lain yang mengatakan mereka akan mengelola Song Mino."
Baca Juga: Agensi Ungkap Hayoung Akan Tetap Melanjutkan Syuting Drama 'The Long Shot Trial'
Lebih lanjut, mengenai pemantauan kehadiran Song Mino, ia bersaksi, "Biasanya, ketika ia datang bekerja, ia hampir selalu tidur, jadi saya tidak pernah benar-benar melihatnya terjaga. Ada saat di mana saya tidak memeriksa apakah ia sudah datang bekerja karena saya berasumsi ia memang sedang tidur."
Mengenai tuduhan menghabiskan waktu pribadi dengan Song Mino, A mengaku, "Saya merasa kasihan padanya yang hidup bergantung pada obat-obatan, jadi saya ingin berbagi hobi saya dengannya secara pribadi. Kami pergi memancing bersama dan mengobrol sambil minum kopi."
Namun, A membantah tuduhan bersekongkol dengan Song Mino sebelumnya untuk meninggalkan dinas militernya.
Baca Juga: Video Musik ENHYPEN Untuk Lagu 'No Doubt' Melampaui 100 Juta Views di YouTube
Pengacara A berpendapat, "Kami tidak membenarkan alasan apa pun untuk menyarankan istirahat atau mentolerir keterlambatannya karena pertimbangan. Terdakwa tidak bersekongkol dengan Song Mino."
Dalam pernyataan terakhirnya, A juga memohon keringanan hukuman, dengan menyatakan, "Saya menyaksikan kehidupan seseorang hancur total karena sikap saya yang lengah. Jika diberi satu kesempatan saja, saya akan terjun ke masyarakat dan bekerja lebih bertanggung jawab sesuai dengan peraturan dan prinsip."